Latest Post


Muhamad Mursi Harapan Bangsa

Perjuangan rakyat Mesir sangat besar untuk memajukan negara dan kawasan Timur Tengah. Mengorbankan darah bukanlah hal yang mudah. Tapi, semua terasa indah jika diakhiri dengan kemajuan. Revolusi telah banyak memakan korban. Ekonomi yang tidak stabil disebabkan revolusi. Banyak kepentingan dari revolusi yang terjadi di Mesir. Terkhusus Amerika dan Israel.

Pemilihan presiden pun sudah berakhir dan Muhamad Mursi sebagai presiden Mesir pasca revolusi. Ini suatu sejarah baru yang terjadi di Mesir. Harapan yang besar ada di leher Muhamad Mursi, dari pembuhunan para pejuang revolusi, ekonomi yang hancur, utang yang besar dan hubungan dengan Israel yang kiat panas.

Muhamad Mursi tokoh yang lahir dari rahim Ikhwanul Muslimin ini bertekad untuk memajukan Mesir untuk menjadi lebih baik. Memperjuangkan hak hak orang Mesir dan yang sangat gembira adalah rakyat Palestina, mereka begitu antusias mengamati pemilihan presiden Mesir dan berharap Muhamad Mursi akan menduduki jabatan orang nomor satu di Mesir. Dan itu tercapai.

Sebab di mata orang Palestina Mursi ada sosok yang sangat agamis berbanding lawan politiknya : Ahmad Syafiq. Rakyat Palestina berasumsi bahwa Mursi akan memberikan stabilitas politik Timur Tengah yang dinamis dan harmonis. Mempunyai hubungan yang kuat terhadap Palestina dan akan terus menekan Israel, itulah harapan yang ada di benak rakyat Palestina.

Memimpin Mesir bukanlah hal yang mudah, di lain sisi banyaknya kepentingan di kawasan Timur Tengah terhadap Mesir. Sebab Mesir punya peradaban Islam yang tinggi, Mesir punya Terusan Zues dan yang pasti Mesir punya hubungan yang kuat dengan Palestina. Maka itu akan membuat semua pihak takut akan itu. Yang ditakutkan Israel adalah adanya negosisasi ulang tentang gas yang biasa diexport ke Negara penjajah itu.
Ikhwanul Muslimin punya kekuatan yang begitu besar dan kesolidan yang luar biasa dan jarang dimiliki oleh organsisasi mana pun di dunia. Loyal dan setia terhadap pemimpin begitu besar. Itulah salah satu sebab kenapa Mursi menang dipemilihan presiden sekarang.

Dan isi pidato yang disampaikan beliau ketika terpilih menjadi Presiden Mesir pasca revolusi adalah :Qul bifadhlillaahi wa birahmatihii wa bidzaalika falyafrahuu, huwa khayrun mimmaa yajma’uun. Alhamdulillah atas taufik-Nya. Alhamdulillah yang menunjukkan bangsa Mesir jalan kebebasan dan demokrasi. Alhamdulillah yang menyatukan rakyat Mesir untuk masa depan yang lebih baik. Terima kasih kepada saudara, keluarga, dan rakyat Mesir semua yang bersatu menjemput masa depan lebih baik. Masa depan kebebasan, perdamaian.

Terima kasih kepada semua yang memilih dan tidak memilih saya, semuanya adalah keluarga dan saudara saya. Saya berterimakasih kepada seluruh pihak yang mendukung suksesnya pilpres ini. Terima kasih kepada anak-anak muda, yang mencintai Mesir dan terus menjadi penopang dan harapan negeri ini. Mereka lah tonggak revolusi ini.

Kepada keluarga syuhada, kepada para ibu-ibu syuhada, kepada para ayah syuhada, saudara mereka, suami dan istri mereka, dan kepada para korban revolusi, hak anda semua ada di leher saya.
Kepada ibu-ibu, para remaja putri, semua orang mesir di dalam dan luar negeri, saya ucapkan terima kasih. Saya menjadi saudara, ayah, warga mesir, yang akan berusaha membawa keinginan mereka. Semua orang Mesir saudaraku, keluargaku, kekasihku. Semuanya sama selama mentaati hukum dan undang-undang.

Saya mengucapkan kepada anda semua rakyat Mesir di semua tempat, yang ingin kemajuan, yang ingin masa depan lebih baik, kita tidak akan balas dendam. Tapi kita adalah sama di hadapan hukum. Kita akan memulai langkah ini, hingga tidak ada yang kuat meremehkan yang lemah. Hingga terwujud persaudaraan, negara demokrasi, sipil dan modern. Dengan karunia Allah, mari kita saling mencintai untuk Mesir yang lebih baik. Terima kasih, dan salam.

Dari Hasil pemilihan Presiden adalah Dr. Mursi meraih dukungan 13.237.000 suara (Tiga Belas Juta Dua Ratus Tiga Puluh Tujuh Ribu suara) setara dengan 52%.
Sedangkan rivalnya, Ahmad Syafiq meraih 12.338.978 suara (Dua Belas Juta Tiga Ratus Tiga Puluh Delapan Ribu Sembilan Ratus Tujuh Puluh Tiga suara) setara dengan 48%.
Total suara yang sah mencapai 25.575.973 suara (Dua Puluh Lima Juta Lima Ratus Tujuh Puluh Lima Ribu Sembilan Ratus Tujuh Puluh Tiga suara)
.
Dari jumlah ini kita bisa lihat banyak yang tidak memberikan suara di pemilihan Presiden Mesir, itulah bentuk kurangnya pemahaman Mesir atas dasar sebuah demokrasi. Dari 75-80 juta rakyat Mesir yang memilih lebih kurang 50% saja.

Tapi kita berharap moga Mesir bisa lebih baik lagi dalam memberikan peran terhadap kemajuan politik Timur Tengah dan Kemajuan Islam khususnya.
Jangan sampai Mursi seperti Obama Timur Tengah, yang banyak di puja puja waktu awal menjabat Presiden dan ketika berkerja jauh dari harapan.

Penulis : Ekta Yudha Perdana


Penulis : Muhamad Yudha Al-Fikri

Israel sebagai negara yang diakui PBB 15 Mei 1948 – itu pengakuan dari PBB bukan dari Penulis atau dari pembela Palestina. Israel sudah mengetahui kabar tentang menangnya Mursi dalam pemilihan Presiden Mesir pasca revolusi. Memang yang buat Israel memantau perkembangan politik yang ada di Mesir penyebab dasarnya adalah kepentingan Israel di kawasan Timur Tengah terkhusus masalah berkenaan dengan perjanjian Camp David, dimana perjanjian yang sangat menyulitkan buat Mesir.
Ahmad Syafiq yang menang atau pun Mursi, kebencian yang luar biasa dimiliki rakyat Mesir terhadap Israel tidak akan pernah mencair sampai kapan pun.
Tapi yang jadi beban fikiran dari pemerintah Israel adalah takut adanya renegosiasi ulang masalah export gas yang dibahas diperjanjian itu. Perjanjian yang sangat menguntungkan Israel.

Perjanjian Camp David adalah perjanjian yang ditandatangani pada 26 Januari 1978 oleh presiden Mesir, Anwar Sadat dan perdana menteri Israel, Menachem Begin. Dengan presiden Amerika sebagai medium kedua belah pihak yang bernama Jimmy Carter. Perjanjian tersebut salah satunya berisi kesepakatan bahwa Israel akan mengembalikan Gurun Sinai kepada Mesir dan Mesir secara resmi akan mengakui negara Israel.
Penandatanganan perjanjian Camp David menyulut gelombang protes dan kecaman negara-negara Arab serta kaum muslim di dunia. Mesir pun kemudian diasingkan dari dunia Islam, dan banyak negara Arab serta negara muslim yang memutuskan hubungan diplomatiknya dengan Mesir.

Sebelumnya, Anwar Sadat telah membuat marah bangsa Arab dan kaum muslim ketika ia melakukan kunjungan ke Baitul Maqdis, pada 19 November 1977. Itu merupakan kunjungan pertama presiden negara Arab ke Israel dan kunjungan itu pun menciptakan gelombang protes dan kemarahan bangsa Arab, khususnya Palestina. Anwar Sadat pun dianggap telah mengkhianati bangsa Arab dan rakyat Mesir.
menyinggung ketakutan para pejabat Zionis terhadap kemungkinan pembatalan perjanjian Camp Daviv. Mereka menilai tindakan itu sebagai deklarasi perang antara Israel dan Mesir.

Perjanjian itu mendapatkan namanya dari tempat peristirahatan milik para presiden AS, Camp David, di Frederick County, Maryland. Perjanjian tersebut juga melahirkan Perjanjian Damai Israel-Mesir pada tahun 1979. Kalau terjadinya pembatalan perjanjian Camp Daviv merupakan ancaman bagi Israel dan sama artinya dengan deklarasi perang antara Israel dan Mesir, bahkan jika umur perjanjian itu telah lebih dari seratus tahun.

Dewan militer Mesir merupakan bahaya bagi Israel, karena dewan itu begitu mudah mendengar aspirasi rakyat dan melaksanakan tuntutan mereka. Tel Aviv tidak punya tempat di mata orang Mesir. Jadi kalau terjadi adanya pembatalan perjanjian Camp David itu maka perang akan ditabuh dan semua harus bersiap menghadapinya. Jadi itulah ketakuan yang dialami oleh Tel Aviv sekarang, apalagi Mursi menang dan Ikhwanul Muslimin menguasai parlemen. Maka kita tunggu apa yang akan dilakukan oleh Mursi untuk menghadapi permasalahan yang ada di depan mata. Apakah Mursi takluk di bawah komando Israel atau Mursi mengangkat bendera perang?!
Hanya tuhanlah yang tahu.

Penulis : Ekta Yudha Perdana

Penulis : Muhamad Yudha Al-Fikri
Timur Tengah memang selalu jadi incaran dari semua pihak untuk melakukan konspirasi dengan berjuta alasan. Fitnah yang selalu disebarkan oleh kaum salibis Barat terhadap Timur Tengah tak akan pernah habis. Termasuk yang ada di Syiria. Dengan agenda untuk merusak tatanan kehidupan bermasyarakat antara sesama kaum Muslim, Syiah dan Sunni.

Pada saat Asad Presiden Syiria melakukan bombardir terhadap para pemberontak maka Amerika dan Israel tidak ada tindakan sama sekali seakan sikap yang dilakukan oleh Asad itu disetujui oleh mereka. Orang orang banyak dibunuh, perempuan diperkosa, anak anak dibakar hidup hidup oleh tentara Asad dan PBB diam seribu bahasa dengan dalil itu masalah internal negara Syiria, jadi kami tidak ikut campur dalam masalah itu.


Tapi kalau lihat di Libia atau di Sudan yang banyak minyak bumi dan gas. Mereka seakan menjadi Superman siap membantu kapan pun diperlukan karena Amerika negara super power. Sebab kenapa mereka mengutamakan Libia dari pada Syiria.

1- Libia kaya minyak dan Syiria kurang minyak
2- Libia yang dipimpin Muammar Qadafi musuh utama Amerika dan Israel
3- Sebab Syiria dipimpin oleh Syiah, kalau Amerika menurunkan tentaranya maka Iran akan turun tangan dalam membela Syiria
4- Di Damaskus ada kantor Hizbullah – maka kalau mengancurkan Damaskus itu sama juga mengajak perang Hizbullah
Jadi banyak kepentingan dibalik itu, bukan tanpa ada keinginan yang besar dari semua yang diberikan oleh Barat. Tidak ada yang gratis dalam dunia politik semua penuh dengan bayaran.
Untuk kasus Libia dengan sekejap mata saja Muammar Qaddafi mati atas bantuan Amerika dan Nato.

Tapi revolusi yang tidak ada bantuan Amerika seperti Syiria itu sampai kapan pun masih akan terus berjalan. Amerika akan tidak ambil peduli dengan semua itu, biarkan Sunni dan Syiah terus berperang, bukankah itu membuat mereka suka? Bukankah Barat senang dengan semua ini?!
Di sana bukan lagi perang mengatasnamakan revolusi tapi sudah masuk perang antara agama, agama apa?
Ya sunni dan Syiah itu seperti agama.

Bukan lagi kelompok tapi seperti agama, walaupun mereka bersaksi bahwa Allah adalah yang hak disembah. Cuma begitulah sifat fanatik yang dimilik oleh 2 kubu umat Islam ini.
Yang menyebabkan semuanya diperdebatkan dari masalah agama sampai masalah sosial bahkan kepemimpinan. Negara Timur Tengah itu sibuk dengan kehidupan negara masing masing, tidak ada namanya persatuan Arab yang dulu selalu didengungkan.

Sekarang hanya kosong, sebab Arab bukanlah sesuatu halangan buat mereka. Liga Arab itu mandul, organsisasi persatuan Arab. Organisasi persatuan Islam dunia(OKI ).
Itu kurang nampak dipermukaan, kurang ada peran yang signifikan untuk kemajuan Islam.
Dunia lebih kenal dengan peran ASEAN dari pada OKI atau Liga Arab.
Kalau OKI dan Liga Arab dibudayakan dan adanya konsolidasi yang kuat insya Allah Timur Tengah akan ada kemajuan, Cuma kalau kita lihat sekarang, tiap pemimpin bangsa Arab sibuk dengan bisnisnya, sibuk dengan kekuasannya.

Contoh : Arab Saudi sebagai pengexport utama minyak dunia dan Iran pengexport terbesar ke dua dunia, negara negara ini suka tidak sejalan dalam sistem perpolitikannya.
Padahal 70% cadangan minyak dunia itu ada di negara negara Islam.

Tapi semua tidak bersatu, semua ego dengan kehidupan negara masing masing. Menjaga jabatannnya lebih penting berbanding menjaga darah yang mengalir di negara Palestina dan Syiria. Kita tidak tahu sampai kapan darah itu akan berhenti, ketidakpastian dunia membuat tertekan bagi mereka yang merasakan derita pembantaian.
Hanya doa yang bisa kita berikan ke saudara kita di Syiria. Moga mereka bisa tabah dan sabar menjalani ujian Allah ini.
Amin.

Penulis : Ekta Yudha Perdana

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.